Senin, 27 Februari 2012

mega - bahagia melepasmu

Pernahkah kau rasakan
Mencintai seorang yang tak mencintaimu
Tak membalas cintamu
Ku pernah merasakan mencintai seorang
Tak mencintaiku tak membalas cintaku

* Benci namunku cinta
Luka tapi tak berdaya

Ku tak menyalahkannya
Cintanya hanya untukmu
Meski ku berikan segalanya
Tak kan membuatnya bahagia

Cintanya hanya untukmu
Ku rela melepaskannya
Bila bahagia dirinya
Rela ku bahagia melepasnya

(back to : *)

Ku tak menyalahkannya
Cintanya hanya untukku
Meski ku berikan segalanya
Tak kan membuatnya bahagia

Cintanya hanya untukmu
Ku rela melepaskannya
Bila bahagia dirinya
Rela ku bahagia melepasnya
Rela ku bahagia melepasnya

ini link mp3 nya, kalo kalian pengen download dibawah ada linknya

mega - bahagia melepasmu



demokrasi terpimpin


Demokrasi terpimpin, juga disebut demokrasi terkelola adalah istilah untuk sebuah  pemerintah demokrasi dengan peningkatan otokrasi . Pemerintahan negara dilegitimasi oleh  pemilihan umum yang walaupun bebas dan adil, digunakan oleh pemerintah untuk melanjutkan kebijakan dan tujuan yang sama. Atau, dengan kata lain, pemerintah telah belajar untuk mengendalikan pemilihan umum sehingga pemilih dapat melaksanakan semua hak-hak mereka tanpa benar-benar mengubah kebijakan publik. Walaupun mengikuti prinsip-prinsip dasar demokrasi, dapat timbul penyimpangan kecil terhadap otoritarianisme . Dalam demokrasi terpimpin, pemilih dicegah untuk memiliki dampak yang signifikan terhadap kebijakan yang dijalankan oleh negara melalui pengefektifan teknik kinerja humas yang berkelanjutan. 

Pada sistem ini berlaku sejak dikeluarkannya Dekrit President 5 Juli 1959 yang berbunyi sebagai berikut:
1) Pembubaran konstituante.
2) Berlakunya Kembali UUD 1945.
3) Pemberontakan MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.


Adapun ciri-ciri demokrasi terpimpin sebagai berikut:
1) Dominasi presiden, Presiden Soekarno berperan besar dalam penyelenggaraan pemerintahan.
2) Terbatasnya peran partai politik.
3) Meluasnya peran militer sebagai unsur politik.
4) Berkembangnya pengaruh Partai Komunis Indonesia.

Dalam demokarsi terpimpin ini menggunakan sistam presidensil. Presidensil ini mempunyai 2 hal yang perlu diingat, sebagai berikut:
1) Kedudukan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.
2) Para menteri bertanggungjawab kepada presiden.

Di dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin banyak mengalami penyimpangan sebagai berikut:
1. Kaburnya sistem kepartaian dan lemahnya peranan partai politik.
2. Jaminan hak-hak dasar warga negara masih lemah.
3. Terbatasnya kebebasan-kebebasan perssehingga banyak media massa yang gagal terbit.
4. Terjadinya sentralisasi kekuasaan pada hubungan pusat dan daerah. Pemerintah memiliki kewenangan besar dalam mengatur daerah.

Kamis, 16 Februari 2012

Perbedaan ciri pada tumbuhan monokotil dan dikotil


1.     Bentuk akar
- Monokotil : Memiliki sistem akar serabut
- Dikotil : Memiliki sistem akar tunggang
2.      Bentuk sumsum atau pola tulang daun
- Monokotil : Melengkung atau sejajar
- Dikotil : Menyirip atau menjari
3.      Kaliptrogen / tudung akar
- Monokotil : Ada tudung akar / kaliptra
- Dikotil : Tidak terdapat ada tudung akar
4.      Jumlah keping biji atau kotiledon
- Monokotil : satu buah keping biji saja
- Dikotil : Ada dua buah keping biji
5.      Kandungan akar dan batang
- Monokotil : Tidak terdapat kambium
- Dikotil : Ada kambium
6.     Jumlah kelopak bunga
- Monokotil : Umumnya adalah kelipatan tiga
- Dikotil : Biasanya kelipatan empat atau lima
7.      Pelindung akar dan batang lembaga
- Monokotil : Ditemukan batang lembaga / koleoptil dan akar lembaga / keleorhiza
- Dikotil : Tidak ada pelindung koleorhiza maupun koleoptil
8.     Pertumbuhan akar dan batang
- Monokotil : Tidak bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
- Dikotil : Bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
9.     Pembuluh angkut
-  Monokotil : Berkas pembuluh angkut tidak teratur
-  Dikotil : Berkas pembuluh angkut teratur dalam lingkaran/cincin